ABD. GHOFUR

At a glance on this page, I wanna say “thanks” for joining with us in this site, one think that I wanna inform you about a little bit of education, class, and pupil, and of course about our future education of our nation……

7 Comments

  1. Q gabungan fur, sukses dech, tak tunggu tulisane…….

  2. menurut saya pemikiran deduktif dan pemikiran induktif di perlukan adanya walau tak selalu di gunakan oleh setiap orang.pemikiran deduktif sering di gunakan untuk malatih otak kiri tapi kemampuan otak kiri manusia yang satu dengan yang lain berbeda.jadi intinya pemikiran secara matematik dengan bukti – bukti atau fakta – fakta yang otentik kadang kalah oleh adanya pemikiran secara asumtif.terima kasih

  3. apa yang bapak paparkan tentang proses matematika yang secara induktif dan deduktif merupakan hal yang saya anggap sebagai pendapat pribadi. menurut saya proses berpikir dengan metode matematika di saat ini sudah ndak jaman nya lagi karena kemampuan otak kiri setiap manusia berbeda dan mempunyai ciri has tertntu akan tetapi apa yang bapak paparkan semuanya benar namun prinsip matematika secara induktif dan deduktif merupakan proses berpikir secara alamiah dan naluri manusia karena fenomena pada masyarakat pada jaman dulu kalau anak dikatakan pintar kalau dia pintar membaca dan berhitung pada hal yang terjadi pada saat ini adalah bagaimana anak itu dapat berpikir secara kemampuan dan kesukaan mereka sendiri. masih banyak metode yang lebih fleksibel ketimbang harus menggunakan metdo penalaran indutif dan deduktif matematika baik secara asioma atau apapun

  4. kajian yang bapak tulis tentang penalaran matematika secara deduktif dan induktif merupakan bentuk kenyataan pada hidup ini kalau matematika adalah suatu konep yang di gunakan untuk menyelesaikan masalah yang rumit nuamun sistematik. matematika di gunakan sebagai suatu cara pendekatan dalam mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan suatu bentuk pendekatan yang logika di mana masih harus menentukan ke valid nya, namun menggunakan metode penalaran matematika tidaklah merupakan bentuk pendekatan yang paling banyak di gunakan karena menggunakan metode ini harus mempunyai kemampuan otak kiri yang memadai. Fenomena yang terjadi pada saat ini adalah bagaimana kita dapat berpikir sesuai dengan kemampuan kita dan keterbatasan kita. Pada jaman dulu orang akan menganggap seseorang itu pintar jika bisa membaca dan berhitung namun hal tersebut sangat tidak rasional mengingat kita harus peka terhadap permasalahan yang ada saat ini. menggunakan metode penalaran matematika yang dapat menyelesaikan masalah yang rumit tidak lah menjadikan bahwa metode ini yang sangat di andalkan namun kita harus memahami akan kemampuan otak kiri kita masing2. terima kasih

    • komentar anda sudah bagus, namun perlu diliat disitu hal-hal yang bisa anda angkat sebagai contoh dalam pasing-masing penalarannya yg belum bisa ditunjukkan. semoga lain kali anda bisa leboh kreatif.trims

  5. woooo…. itu kata pertama aku melihat karya sahabatku….. tambah sukses punk!. GBU

    • trims, pean jg bisa mas kalo sdh kepepet & dituntut profesi, pasti kelar


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s